" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > hukum ziarah di makam ulama < / h3 > " , " isi " :[ " ustad saya ingin tanya dalil yang kata ada utama kita ziarah makam ulama islam , kemudian apakah kita doa kepada allah di makan sebut doa lebih mustajab , dan doa orang yang sudah tinggal selain orang tua kita juga akan sampai kabul , " , " bagaimana sanggah hadap orang mazhab wahabi yang tidak boleh ziarah ke makam karena bagai bentuk ratap kepada orang yang tinggal . " ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " thu 28 february 2008 22 : 55  " , "  7 . 302 views  n " , " n " , " n " , " ustad saya ingin tanya dalil yang kata ada utama kita ziarah makam ulama islam , kemudian apakah kita doa kepada allah di makan sebut doa lebih mustajab , dan doa orang yang sudah tinggal selain orang tua kita juga akan sampai kabul , " , " bagaimana sanggah hadap orang mazhab wahabi yang tidak boleh ziarah ke makam karena bagai bentuk ratap kepada orang yang tinggal . " , " n " , " r nawalnya ziarah kubur adalah buat larang , karena para shahabat nabi masih baru saja tinggal era sembah berhala . namun sedikit demi sedikit , rasulullah saw pandang bahwa sudah tidak ada alas lagi untuk larang ziarah kubur , karena para shahabat nabi telah pilih pondasi aqidah yang sangat kokoh . " , " maka beliau pun sabda : " , " .  " ( hr musim ) " , " dalam riwayat yang lain beliau sebut : " , " maka hukum ziarah kubur pun jadi boleh telah dahulu pernah larang . tidak ada dua manfaat utama saat kita ziarah kubur . " , " manfaat pertama , kita dapat doa orang yang ada di kubur itu . dan imbas adalah doa kita itu akan ganjar dengan pahala yang banyak . " , " manfaat dua , kita jadi dapat ambil ajar bahwa suatu ketika kita pun akan mati juga , dan akan kubur juga . " , " selain itu juga ada manfaat lain , bila kubur yang ziarah itu rupa kubur tokoh ulama . misal , kita jadi motivasi untuk ajar sejarah dan jalan hidup , serta dapat kenang jasa - jasa mereka . " , " di jantung kota cairo ada kubur al - imam asy - syafi ' i " , " . bagi turis indonesia yang lawat ke negeri piramid itu , ziarah ke kubur al - imam asy - syafi ' i benar dapat bangkit kita kenal lebih dekat sosok imam mazhab itu . dan rupa di negeri itu dapat begitu banyak situs tinggal sejarah yang tarik untuk amat . " , " sayang , bagi saudara - saudara kita agak buta sejarah , sehingga ketika datang ke tempat yang punya nilai sejarah , sama sekali tidak nyambung alias tidak dapat ambil apa ajar . datang ke kubur para ulama akhir dar jadi wisata rutin dan ritual , yang miskin dari kaji . " , " dan konyol , bagi lain malah datang untuk minta ini dan minta itu kepada ruh yang ada di kubur . tentu tindak ini tidak bisa benar , karena harus kita hanya minta kepada allah swt , bukan kepada kubur , meski kubur orang ulama sekalipun . " , " lucu memang , bahkan di makam al - imam asy - syafi ' i itu ada orang yang sampai tawaf keliling kubur , seperti layak ka ' bah . tindak ini tentu kurang bisa terima , karena tidak ada tuntun dari agama ini tentang ritual tawaf keliling kubur . " , " adapun apa yang kata bagai wahabi yang anti ziarah kubur , memang para tokoh mereka di gurun pasir sana sejak awal lebih suka menggeneralisir semua masalah yang kait dengan kubur . inti , tidak ada cerita ziarah kubur , apalagi kubur ulama . buat mereka , pokok haram , titik . " , " kita hanya bisa geleng - geleng kepadakalau lihat laku bagi saudara kita itu . mungkin dengan berhuznudzdzan kita boleh bilang nbahwa tuju mereka mungkin baik , yaitu untuk lindung umat islam dari bahaya syirik . " , " tapi pola " , " seperti itu ibarat suasana panik akibat bakar di suatu kampung , untuk selamat rumah dari amuk api , kadang rumah itu semprot dengan air dengan kuat penuh , akibat memang sih rumah itu tidak bakar , tapi malah roboh sekali . " , " tindak menggeneralisir semua ziarah kubur itu haram dan bid ' ah , barangkali tepat kalau laku oleh orang syeikh muhammad bin abdul wahhabyang hidup di abad ke delapan belas ( 1703 - 1791 m ) . tapi suasana abad ke delapan belas tentu amat beda dengan suasana abad ke dua puluh dan dua puluh satu . " , " selain itu , gaya dakwah yang sikat sana tembak sini mungkin efektif untuk suasana masyarakat padang pasir yang tidak pernah makan sekolah , namun belum tentu gaya seperti itu bisa dengan mudah terima oleh bangsa lain yang punya adab . " , " maka kalau pun kita mau ambil ajar dari siapa pun , kita harus lihat situasi dan kondisi serta latar belakang sosio kultural dari suatu masyarakat . apa yang cocok di abad 18 belum tentu cocok untuk abad 21 . dan apa yang rasa efektif untuk para huni gurun belum tentu cocok buat para duduk nusantara . maka ambil ajar wahai orang yang bisa ambil ajar . " , " alih - alih terima , dakwah wahabiyah di mana - mana hanya panen lawan dan musuh serta benci . dan orang - orang yang ziarah kubur tetap masih banyak , bahkan sampai yang masih sembah kubur . sebab dakwah yang tidak simpatik hanya akan buat orang malah makin jauh dan anti pati . " , " lalu apa solusi ? " , " gampang , mereka yang kerja ziarah kubur itu kita beri beasiswa agar bisa pada sekolah . bodoh lah yang telah antar mereka untuk sembah kubur . karena itu bukan kubur kita rata dengan tanah , tapi bodoh yang harus rang . caranyadengan diri ribu sekolah dan kampus di negeri ini , bukan masjid yang bangunannnya megah tapi tidak ada ulama . "
